Petani di Australia Malas Laporkan Pencurian Ternak

Sumber : Republika

 

Para petani di Australia malas melaporkan pencurian ternak dan perburuan ilegal karena menganggap para pelakunya tidak akan pernah tertangkap.

Survei Departemen Industri Primer New South Wales yang melibatkan 700 petani menemukan hanya 30 persen yang melaporkan kejahatan yang dialaminya itu ke pihak berwajib. Andrew Moriarty dari instansi tersebut menyatakan minimnya laporan kasus menyulitkan pemberantasan tindak kejahatan.

“Jika laporannya 100 persen saya akan mampu mengarahkan sumber daya ke daerah-daerah prioritas bersama polisi,” katanya.

Geoff McKechnie dari kepolisian setempat mengaku masih perlu membangun kepercayaan masyarakat bahwa pelaku kejahatan akan ditangkap dan dihukum.

“Masyarakat harus tahu bahwa jika mereka melapor ke polisi, mereka akan mendapat jawaban,” katanya.

Pencurian ternak dan perburuan ilegal merupakan bentuk kejahatan terbesar yang mempengaruhi masyarakat di pedalaman Australia.

Photo: Pihak berwajib di pedalaman Australia berupaya meningkatkan pelayanan dalam menindaklanjuti kasus-kasus pencurian ternak. (Supplied – Sgt Tswi Schutte, NSW Police)

Kurangnya kepercayaan masyarakat untuk melaporkan kejahatan di wilayah pedalaman rupanya juga terjadi di berbagai negara. Dalam penelitian di Inggris oleh Dr Kreseda Smith terungkap kejahatan ini merugikan masyarakat pertanian Inggris sekitar 80 juta dolar. Itu kerugian dari kasus yang dilaporkan, tidak termasuk yang tak dilaporkan.

“Para petani cenderung merasa diabaikan oleh polisi,” kata Dr Smith.

Hal itulah yang menyebabkan anjloknya kepercayaan masyarakat pedalaman di Inggris terhadap pihak berwajib. Petani asal Afrika Selatan Willie Clack di sana juga ada kecenderungan serupa.

“Di Afrika Selatan, ada ketidakpercayaan besar masyarakat petani terhadap polisi,” katanya.

Seorang polisi dari unit kejahatan pedalaman NSW Cameron Whiteside mengakui kadang laporan suatu kasus tidak ditindaklanjuti. Bila hal itu terjadi di lapangan, katanya, dia berharap para petani meneruskannya ke petugas yang lebih tinggi.

Dia memperingatkan para pemilik lahan, jika terjadi suatu kasus, sebisa mungkin menjaga properti mereka sebagai bukti kejahatan. Geoff McKechnie menambahkan banyak hal yang perlu dilakukan sebelum polisi bisa menangkap orang.

“Kami menggunakan kamera dan semua perangkat yang ada untuk menemukan pelakunya. Serta melakukan pemantauan di lokasi tertentu,” katanya.

Kepolisian NSW belum lama ini menyita sebuah kendaraan para pemburu liar dalam upaya membasmi kejahatan.

Source :

Republika

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


2 × 4 =